JANGAN HITUNG-HITUNGAN

Banyak sekali para pemula di dunia kerja yang memiliki paradigma yang salah tentang “seberapa jauh saya harus berkorban?” atau “seberapa banyak yang harus saya berikan pada perusahaan?”

Banyak para profesional dan karyawan yang berpikir,
“Apa yang saya berikan tergantung apa yang saya peroleh”
“Saya akan bekerja tergantung bayaran yang saya terima”
“Kalau atasan dan perusahaan baik terhadap saya, maka saya akan bekerja lebih baik lagi”
Bila kita berpikir seperti ini, maka kita memakai prinsip “Tuai dulu baru menabur”. Bila kita perhatikan dengan cermat, seluruh aspek dalam kehidupan ini berlaku “tabur terlebih dahulu, baru menuai”. Investasi terlebih dahulu, baru nikmati hasilnya.

Prinsip “tuai dulu baru menabur” tidak akan pernah berhasil membuat seseorang sukses didalam hidupnya (jadi bukan hanya karirnya).

Prinsip yang harus dipakai hendaknya adalah “go extra mile“. Beberapa tips mempraktekkan prinsip ini :

1. Bila atasan Anda menyebalkan dan Anda tidak suka dengan sikapnya –> jangan fokus pada perilaku negatifnya. Tetap fokus pada prestasi kerja Anda. Bila Anda berprestasi maka, Anda sebetulnya sudah “menabung keterampilan-keterampilan” yang baru ( akhirnya Anda juga yang diuntungkan )

2. Bila Anda merasa gaji atau kompensasi perusahaan tidak sesuai dengan harapan Anda –> tunjukan terlebih dahulu bahwa Anda punya kualitas “super”, Anda mampu berprestasi dengan mampu menyelesaikan tugas-tugas sesuai permintaan perusahaan. Perlu Anda ingat, bekerja sama dengan menjual jasa , tunjukkan terlebih dahulu kualitas Anda, kemudian “pembeli” ( dalam hal ini perusahaan ) akan menilai prestasi Anda dengan sepantasnya

3. Attitude is everything. Bila Anda diminta satu hari telepon 30 pelanggan, berikan lebih pada perusahaan. Lakukan tidak hanya 30 telepon tetapi 40 telepon ( melakukan lebih dari apa yang diminta ). Tunjukan bahwa Anda mampu mengerjakan sesuatu di luar ekspektasi atasan. Sikap seperti ini, akan dihargai oleh atasan dan perusahaan Anda. Semakin keras Anda “menginvestasi” semakin besar kaulitas prestasi yang akan Anda “tuai” nantinya

4. Bila atasan tidak pernah mendukung atau back up Anda didalam bekerja –> Jangan balas dia dengan sikap bermalas-malasan atau asal-asalan dalam penugasan. Anda akan rugi sendiri! Selain buang-buang waktu, Anda akan kehilangan kesempatan emas untuk mengasah terus kualitas keterampilan Anda. Anda akan kehilangan segala kepercayaan yang perusahaan telah berikan. Siapa yang pada akhirnya dirugikan? Sudah pasti diri Anda!

Kesimpulannya, investasi terlebih dahulu sebanyak-banyaknya prestasi dan perilaku positif Anda. Asah terus menerus keterampilan Anda. Jangan fokus pada berbagai kondisi negatif yang Anda tidak suka, tetapi tetap fokus pada jangka panjang Anda, yaitu kesuksesan. Selamat mencoba .

One Response to JANGAN HITUNG-HITUNGAN

  1. elmoefendo says:

    by Freddy Liong, MBA, CBA – Success@Work book writer & Coach http://www.freddway.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: