6 TIPE REKAN KERJA DAN CARA MENGHADAPINYA

Suka atau tidak, Anda harus bertemu dengan rekan sekantor, bahkan mungkin kerja Anda pun bersinggungan dengan mereka. Berikut adalah beberapa tipe umum rekan kerja dan cara menghadapinya:

1. Si Antik

Sekian puluh tahun bekerja di perusahaan membuat orang ini cukup tahu banyak tentang sejarah perusahaan. Perubahan dalam sistem perusahaan bisa membuatnya ketakutan dan siap pasang wajah garang. Cara menghadapi tipe rekan kerja seperti ini harus ekstra sabar dan penuh hormat. “Ingat dalam kepala Anda, si tipe antik ini adalah orang yang sudah berhasil melewati masa-masa sulit perusahaan, PHK, dan lainnya. Bisa dikatakan, ia sudah tahu seluk-beluk perusahaan, apa pun posisinya,” jelas Elizabeth Freedman, pengarang “Work 101: Learning the Ropes of the Workplace Without Hanging Yourself” dan “The MBA Student’s Job-Seeking Bible.”

Tipe Antik semacam ini umumnya senang mengomel dan menggerutu. Bisa jadi karena ia bosan, tetapi masih takut akan perubahan sistem atau teknologi yang dibawa oleh anak-anak baru yang masih muda. Ia mungkin akan sulit menerima dan mencerna perubahan-perubahan itu. Supaya tidak menyakiti perasaannya dan bisa merebut hatinya, cobalah dekati ia perlahan dan ajarkan perlahan tanpa membuatnya merasa bodoh atau merendahkan pengetahuannya. Kerendahan hati dan rasa hormat untuk mengajari dia akan membuatnya merasa dihargai.

2. Si Bintang Sinetron
Mobilnya mogok sebelum presentasi besar, dan ia yakin istrinya sedang berselingkuh, ia tak suka dengan pacar baru anaknya, dan ia merasa tetangganya memata-matainya.

Meski terdengar konyol, tetapi menurut Kathi Elster, pengarang “Working With You Is Killing Me,” tipe-tipe dramatis semacam ini bisa bikin frustasi. Tipe semacam ini hanya ingin diperhatikan, dan tiap kali diberikan saran, mereka tidak mendengar atau menjalankan. Mereka cuma ingin diperhatikan dengan drama hidupnya. Untuk menghadapi hal-hal semacam ini disarankan mengarahkan pembicaraan dengan kalimat diplomatis, seperti, “Aku  yakin kamu punya teman-teman dekat yang lebih mengerti hal-hal semacam ini, aku kurang paham soal semacam ini,” lalu gantilah topik pembicaraan.

3. Tipe Pendiam Tipe seperti ini lebih senang makan siang di mejanya, pergi dan pulang tanpa salam. Umumnya tipe ini rajin ikut rapat, tetapi Anda tak pernah ingat dia bicara apa pun di rapat itu. Menurut pengamatan Elster, tipe ini adalah pekerja yang bagus. Mereka selalu mengerjakan tugas yang diminta, tetapi mereka sulit maju karena sulit sekali menyuarakan isi kepalanya. Untuk bisa akur dengan tipe seperti ini, cobalah untuk lebih dekat dan jadi orang yang pengertian. Pujian tulus, khususnya di depan orang lain, akan membantunya membuka diri kepada Anda karena ia tahu Anda bukan musuhnya.

4. Tipe Korban
Sering mengeluh selalu mendapat klien yang sulit, ada yang mencuri pulpennya, dan sebagainya. Setiap keputusan yang berhubungan dengannya selalu dianggap sebagai hal yang membuat hidupnya sengsara.

Tipe Korban selalu merasa setiap orang punya niat jahat padanya. Untuk berhadapan dengan orang semacam ini, biarkan ia mengeluarkan isi pikirannya, tak perlu terlalu mengambil pusing isi pembicaraannya, lalu langsung ganti subyek obrolan.

5. Tipe Pemarah dan Tidak Puas
Tipe ini tidak bisa terima segala sesuatu yang tidak memuaskan hatinya. Jadwal rapat yang mundur sejam saja sudah siap membuatnya meledak. Ia akan memasang tampang mencibir ketika diminta memperbaiki laporannya. Ia tipe yang berani mengungkap dan membiarkan semua orang mendengar isi pikirannya jika ada yang tak sesuai keinginannya, dan biasanya suaranya cukup lantang untuk didengar semua orang. Tetapi tipe seperti ini cenderung punya taktik pasif-agresif. Ia pun tak segan-segan mengungkit kesalahan seseorang terhadapnya di depan orang lain. Intinya, jangan sampai menyinggung dirinya.

Yang bisa dilakukan untuk berhadapan dengan orang ini adalah kesabaran ekstra untuk menelan harga diri dan menciptakan situasi aman dan nyaman baginya, supaya ia tahu, Anda tidak bermaksud buruk padanya. Ketika ia merasa dihormati dan bisa percaya pada Anda, emosi negatifnya akan mulai mengendur, mudah-mudahan ia pun akan bisa mendengarkan. Jika Anda mau mendengarkannya, ia pun akan mau mendengarkan isi pikiran Anda.

6. Tipe Direktur Sosial

Tipe ini sangat suka mengatur acara tukar kado, dan memastikan setiap orang mengetahui tanggal piknik kantor. Bergantung dengan mood Anda, energi yang ia berikan akan sangat berkharisma dan penuh rasa syukur. Nikmati keuntungan bekerja dengan tipe rekan kerja semacam ini. Anda tak perlu merasa takut melewatkan tanggal-tanggal penting kantor. Tipe ini paling suka menyelenggarakan acara-acara kantor. Jika jadwal Anda penuh dan isi kantong makin menipis, sebaiknya tolak ajakannya untuk patungan dengan perlahan dan sopan. Jangan lupa pula untuk mengingat ulang tahunnya supaya ia merasa dihargai dan dicintai, karena jelas ia sangat menghargai hari-hari raya.

One Response to 6 TIPE REKAN KERJA DAN CARA MENGHADAPINYA

  1. Pingback: Tweets that mention 6 TIPE REKAN KERJA DAN CARA MENGHADAPINYA « Semangat 45 -- Topsy.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: