Cara Minta Naik Gaji

Setelah sekian lama bekerja dan merasa telah berkontribusi maksimal dan berjasa pada perusahaan, Anda pasti memiliki keinginan untuk meminta kenaikan gaji. Jika Anda memang merasa patut menerima kenaikan gaji, tak perlu takut mengajukannya.

Namun sebelum mengajukan permohonan kenaikan gaji, Anda wajib melakukan evaluasi atas kinerja yang telah Anda lakukan selama ini untuk perusahaan. Yakinkan diri apakah Anda benar-benar berhak mengajukan kenaikan gaji. Jangan hanya dilandasi tujuan material semata karena iri melihat teman sejawat memiliki gaji yang lebih tinggi daripada Anda. Bila kinerja Anda buruk tapi Anda tetap mengajukan permohonan kenaikan gaji, Anda justru akan dinilai sebagai orang yang tidak realistis. Intinya, lakukan kewajiban Anda kepada perusahaan (bekerja maksimal), baru Anda bisa menuntut hak Anda (salah satunya kenaikan gaji).

Saat yang tepat untuk meminta kenaikan gaji adalah pada saat perusahaan dalam keadaan baik dan performa kerja Anda juga sangat memuaskan. Misalnya, Anda baru saaj menyelesaikan proyek dengan sukses, mendatangkan keuntungan yang cukup besar bagi perusahaan. Selain itu, Anda dapat mengajukan kenaikan gaji saat Anda mendapatkan tambahan beban kerja yang signifikan dan berkelanjutan. Untuk mengajukan permohonan kenaikan gaji, Anda harus memiliki kinerja yang maksimal dan membuktikan kesetiaan Anda pada perusahaan.

Langkah meminta kenaikan gaji
Berikut adalah tips dari Novie Espiritu, konsultan senior dari AAJ Executive Search, soal prosedur yang sopan untuk meminta kenaikan gaji:

* Pembicaraan soal permohonan kenaikan gaji harus langsung Anda ajukan pada atasan Anda, bisa tatap muka atau lewat surat elektronik. Sebelumnya, Anda harus membuat janji untuk pertemuan tersebut. Pertemuan ini sebaiknya juga dihadiri oleh penyelia tepat di atas Anda, dan pihak personalia.

* Sebelumnya, cari informasi, data, atau survei sebanyak-banyaknya mengenai gaji untuk posisi dan masa kerja yang sama dengan Anda di beberapa perusahaan yang selevel dengan perusahaan tempat Anda bekerja. Bila ternyata gaji Anda saat ini di atas rata-rata harga pasar, agak sulit rasanya meminta kenaikan gaji.

* Gali informasi dan pengalaman teman atau orang di sekitar Anda yang telah berhasil mengajukan kenaikan gaji.

*Berikan alasan yang bisa diterima dan dapat membuktikan bahwa diri kita memiliki performa yang baik selama ini. Sebaiknya Anda menjelaskan bahwa kenaikan gaji yang Anda ajukan tidak semata-mata karena tujuan materi. Yakinkan atasan Anda bahwa permohonan itu akan mendukung performa Anda yang semula telah baik menjadi lebih baik lagi.

* Buat daftar proyek-proyek yang berhasil Anda kerjakan dengan hasil yang memuaskan. Buat pula rincian pengeluaran Anda yang menunjang pekerjaan Anda, bila Anda merasa gaji Anda sebagian besar hanya dikeluarkan untuk keperluan perusahaan. Susun semua data itu menjadi berkas laporan yang rapi.

* Saat pertemuan itu tiba, arahkan pembicaraan langsung pada tujuan awal Anda, yaitu memohon kenaikan gaji. Tak perlu bertele-tele. Bicaralah dengan sopan dan jelas. Jangan bicara dengan nada mengancam atau memohon berlebihan, apalagi menangis. Bila ternyata permohonan Anda tidak dipenuhi, terimalah keputusan tersebut dengan profesional.

Kunjungi juga :
Blog Motivasi
Blog Kesehatan
Blog Teknologi

Bagaimana Memaksimalkan Gaji

Ketika awal bulan datang, dompet seolah bersorak-sorai, mata terbelalak penuh keceriaan, wajah berseri-seri seakan berkata, “Akhirnya punya uang juga,” saat seorang fresh graduate menerima gaji pertamanya. Namun, wajah ceria dan sorak-sorai itu dalam sekejap berubah menjadi wajah sendu penuh rasa pesimis karena gaji yang diterima tidak seperti yang diharapkan, dan justru menimbulkan pertanyaan, “Apa cukup, uang segini untuk sebulan?”

Masalah keuangan memang sudah menjadi masalah klasik, tidak hanya bagi fresh graduate yang baru pertama kali mendapat gaji, tapi juga bagi mereka yang sudah bertahun-tahun merintis karir. Gaji pertama dengan banyak potongan memang sudah seperti hal yang umum dalam dunia kerja. Hal itu biasanya dipengaruhi oleh tanggal hari pertama Anda bekerja yang tidak sesuai dengan siklus gaji pada perusahaan tersebut.

Lalu bagaimana cara mengefektifkan gaji pertama yang minim itu? Ada banyak teori tentang menghemat pengeluaran, tapi semua teori itu akan sia-sia jika Anda melaksanakannya tanpa strategi dan perencanaan yang matang.

Berikut ini adalah beberapa langkah untuk memaksimalkan gaji yang Anda peroleh agar cukup sampai bulan depan :

1. Ciptakan Pola Penghematan Anda
Semua berawal dari pola, tanpa pola kita tidak akan bisa membuat segalanya menjadi lebih terencana. Pada teori penghematan, ada pola yang bernama “spread the another 50”, artinya setiap 50% dari total pendapatan bersih kita, sebaiknya kita alokasikan untuk keperluan menabung dan biaya tak terduga dengan perbandingan 30:20 artinya 30% untuk tabungan, 20% untuk keperluan tak terduga.

2. Kenali Kebutuhan Anda
Terkadang sebagai anak muda yang masih berapi-api, Anda terkadang sulit sekali memilih-milih mana yang menjadi kebutuhan dan mana yang sekedar hanya “kepingin”. Buatlah daftar apa saja yang Anda butuhkan selama sebulan ke depan, jika ada sisa lebih, barulah dana tersebut bisa Anda pakai untuk memenuhi keinginan Anda.

3. Tahu Diri dan Sedikit bersabar Jangan silau dengan tetangga sebelah yang rajin beli barang baru.Tahan emosi, dan tahu diri sedikit dengan keadaan keuangan Anda saat ini. Dengan sedikit bersabar, yakin lah kalau suatu saat nanti Anda juga akan memiliki apa yang dia miliki.

Kunjungi juga :
Blog Motivasi
Blog Kesehatan
Blog Teknologi

MENINGKATKAN PENDAPATAN

Banyak orang yang mengalami kesulitan mengatur pendapatan untuk menutupi atau membayar seluruh biaya hidup yang makin kompleks dan tinggi. Freddy Pieloor dari CFP menganjurkan beberapa hal di bawah ini:

Ada dua cara umum dalam mengelola keuangan pribadi dan keluarga, yaitu:

  1. Mencukupkan pendapatan (gaji) yang diterima, dalam arti pengeluaran harus lebih kecil daripada pendapatan, dengan menekan atau menurunkan biaya hidup.
  2. Memperbesar pendapatan (gaji) yang diterima, bila pengeluaran tidak bisa diturunkan atau ditekan.

Sebenarnya menurunkan pengeluaran biaya hidup jauh lebih mudah daripada memperbesar pendapatan karena pengeluaran biaya hidup berada dalam kendali diri, sedangkan memperbesar pendapatan akan melibatkan pihak ke-3.

Memperbesar atau meningkatkan pendapatan (gaji) dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain:

  • Menambah jam kerja atau lembur, baik pada hari kerja maupun hari Sabtu. Tentunya Anda harus berkoordinasi dengan pimpinan perusahaan tempat Anda bekerja, dengan memerhatikan beban pekerjaan yang ada.
  • Mencari pekerjaan tambahan yang dapat Anda lakukan pada hari kerja (Senin-Jumat), dan atau pada hari Sabtu dan Minggu.
  • Memanfaatkan hobi atau kesenangan Anda di hari-hari yang Anda lalui, seperti menjahit, menyulam, merangkai bunga, dan menulis buku.
  • Membuka usaha sambilan dari rumah yang dapat Anda kerjakan pada hari Sabtu dan Minggu, seperti membuka usaha warung makan atau catering, memberi pelajaran atau pelatihan tambahan bagi anak-anak sekolah, seperti musik, matematika, bahasa Inggris, dan komputer.

Saat ini sudah cukup banyak buku yang membahas dan menjelaskan berbagai bisnis rumahan yang dapat dimulai dan dilakukan dengan modal yang relatif kecil serta dapat membantu dan memberikan Anda sebuah ide. Namun, usaha tersebut sebaiknya dilakukan tanpa Anda harus meninggalkan pekerjaan saat ini.

Galilah potensi dan kemampuan yang Anda miliki dan dibutuhkan oleh orang sekitar Anda, lalu mulailah membuat sebuah analisis dan rencana tentang pekerjaan atau usaha sambilan yang Anda sukai dan kuasai untuk menambah pendapatan Anda.

Selamat menata dan memperoleh pendapatan tambahan. Sebelum dan sambil merencanakan memperoleh pendapatan tambahan, sebaiknya Anda menata ulang semua pengeluaran Anda. Dengan demikian, Anda akan memperoleh dua manfaat terbaik bagi pengelolaan keuangan Anda. (www.kompas.com)