Kurir Yang Istimewa

Suasana hari Jumat di sebuah kantor, tampak sebagian karyawan kurang bersemangat. Hal ini disebabkan karena sudah dekat waktunya para pegawai libur akhir pekan.

Hari itu, office boy kantor tersebut, tiba-tiba tidak masuk kerja. Padahal, ada kebutuhan mendesak untuk mengirim sejumlah dokumen penting ke relasi di luar kota, yang biasanya dikerjakan oleh si office boy tersebut. Demi menghemat waktu, maka kantor itu memutuskan menggunakan jasa kurir untuk mengirim dokumen penting tersebut.

Tak lama menunggu, nampak seseorang dari perusahaan jasa kurir yang ditugaskan datang untuk mengambil dokumen itu. Namun, sungguh pemandangan yang mengagetkan. Kurir yang datang adalah seorang yang cacat. Ia tidak mempunyai kaki. Kedua penyangga tubuhnya buntung hingga sebatas lutut. Untuk berjalan, ia menggunakan bantuan papan yang diberi roda kecil untuk menopang tubuhnya. Dengan papan itu, ia bisa berjalan sambil mengayunkan tangan. Papan itu juga berfungsi untuk menaruh barang yang akan dikirimkan oleh pelanggan jasa kurir tempatnya bekerja.

Melihat kondisi sang kurir, orang-orang di kantor itu spontan keheranan. Ada yang merasa kasihan, namun ada pula yang mengungkapkan kejengkelannya. Jengkel pada perusahaan kurir, mengapa orang cacat yang dikirim untuk tugas seperti itu. Namun, mereka juga merasa kasihan melihat perjuangan si cacat karena harus bersusah payah demi hidupnya.

Tapi, rasa kasihan itu segera berubah menjadi rasa kagum sekaligus hormat. Rasa itu muncul ketika salah satu pegawai menawarkan bantuan untuk mengambilkan dokumen yang akan dikirim yang kebetulan masih berada di lantai dua.
“Mas, tunggu disini saja, biar saya yang ke atas menggambilkan dokumennya untuk Mas…. Kasihan kan, mas harus mengambil ke lantai dua,” sebut pegawai itu.
“Jangan ..jangan Pak. Biar saya sendiri yang mengambil ke atas. Sudah biasa kok. Tak perlu merepotkan Bapak. Tapi, terima kasih atas kebaikannya,” jawab kurir itu.
“Nggak kok…tidak apa-apa. Tidak merepotkan. Mas tunggu di sini saja, sebentar lagi saya ambilkan ke atas…,” sergah si pegawai.
“Maaf Pak. Bukan saya tidak mau dibantu. Tapi ini sudah tugas saya, dan saya juga sudah biasa kok. Lagipula, kalau setiap orang membantu saya, malah saya nanti jadi pemalas dan tidak bisa berbuat apa-apa karena terbiasa menggantungkan diri pada bantuan orang lain,” sebutnya lugu, tanpa bermaksud mengada-ada.
Setelah itu, tak lama ia pun segera memulai aksinya mengayunkan tangan dengan lincah, mendorong tubuhnya menaiki tangga satu persatu.

Pegawai yang menyaksikan kejadian itu pun terdiam dalam kekaguman. Orang cacat itu telah memberi sebuah pelajaran yang sangat berharga. Meskipun cacat, dia tidak ingin dikasihani. Meski punya kekurangan, dia memiliki semangat juang yang luar biasa untuk bekerja dan mandiri.

Kejadian itu, sungguh membuat sebagian pegawai yang tadinya bermalas-malasan merasa malu. Sebab, mereka yang bertubuh normal merasa kalah semangatnya dengan orang yang bertubuh cacat. Maka, semua pekerja di kantor itu pun segera bergegas untuk kembali menyelesaikan pekerjaannya, kali ini dengan semangat yang menggebu-gebu.

Pembaca yang berbahagia,

Pada kondisi dan hal-hal tertentu, mungkin kita membutuhkan bantuan orang lain. Bahkan, kita tidak bisa hidup tanpa adanya orang lain. Sebab, kehidupan di antara manusia merupakan hidup saling ketergantungan satu sama lain.

Namun, kita akan menjadi lemah kalau kita hidup hanya dengan menunggu, apalagi menggantungkan belas kasihan orang lain.
Ingat!

Jati diri manusia ditandai dengan keberanian bertanggung jawab atas kehidupannya sendiri.

Maka, bagaimanapun dan apapun kondisi kita saat ini, kita harus mampu belajar dan membangun sikap mental kemandirian. Dengan begitu, keberadaan kita di dunia ini akan mempunyai nilai tersendiri (by Andrie Wongso)

Kunjungi juga :
Blog Motivasi
Blog Kesehatan
Blog Teknologi

Advertisements

Susahnya Cari Kerja

Sulitnya mendapatkan pekerjaan di Indonesia memaksa para tenaga kerja Indonesia menjadi pengangguran. Entah mereka yang lulusan S1, D3, maupun SMA. Bukannya mereka tidak mau bekerja, tapi mereka belum mempunyai kesempatan untuk bekerja. Hal ini yang membuat banyaknya pengganguran di Indonesia. Berikut ini adalah penyebab sulitnya mendapatkan pekerjaan di Indonesia.

Persaingan Dalam Dunia Kerja
Banyaknya persaingan dalam dunia kerja dapat menyulitkan pencari kerja untuk bisa mendapatkan pekerjaan impiannya. Contohnya, suatu perusahan hanya membuka delapan posisi jabatan, sedang calon pelamar di perusahaan tersebut mencapai 100 orang. Hal ini dapat membuat kandidat yang tidak lolos seleksi harus mengurungkan niat mereka untuk mendapatkan pekerjaan. Persaingan dalam dunia kerja memang sangat ketat.

Kemampuan
Kemampuan seseorang juga termasuk faktor penyebab sulitnya mendapatkan pekerjaan. Jika Anda tidak memiliki kemampuan yang diminta oleh perusahaan ditambah dengan pendidikan Anda yang masih di bawah standar perusahaan, maka Anda harus berpikir dua kali untuk melamar ke perusahaan tersebut.

Mudah Putus Asa
Rasa putus asa adalah penyebab utama sulitnya pencari kerja untuk menemukan pekerjaannya. Misalnya, karena latar belakang pendidikan yang belum memenuhi standar perusahaan, seorang pencari kerja lantas memutuskan untuk menyerah pada keadaan. Ada pepatah yang berbunyi, “Orang yang sukses adalah orang tang tak kenal menyerah.”

Pengalaman
Dalam hal ini, pengalaman juga menentukan apakah Anda layak bekerja untuk perusahaan tersebut atau tidak. Orang yang berpengalaman adalah orang yang terbiasa dengan dunia kerja dan memahami kemampuan yang dia miliki. Sekarang, banyak perusahaan yang membutuhkan kandidat yang sudah berpengalaman sebagai pegawainya. Dengan begitu, kesempatan mendapatkan pekerjaan untuk para fresh graduate semakin menipis.

Kunjungi juga :
Blog Motivasi
Blog Kesehatan
Blog Teknologi

Keajaiban Pantang Menyerah

Cerita ini berdasarkan kisah nyata bertahun-tahun yg lalu di Eropa:


Di sebuah kota kecil, ada seorang gadis remaja yg sangat berbakat dalam menari balet. Berbagai piala & medali telah dimenangkannya di usianya yg masih belia. Ia bermimpi untuk menjadi seorang ballerina yg profesional, tapi belum ada kesempatan untuk menunjukkan bakat & talentanya.

Suatu hari, tersiar kabar bahwa seorang pelatih balet terkenal akan menagadakan pertunjukan balet di kotanya. Si gadis kecil begitu antusias untuk menyaksikan pertunjukan tersebut. Ia meminta ibunya untuk menemaninya melihat pertunjukan itu, karena ia berencana untuk menemui pelatih balet yg terkenal itu bila ada kesempatan.

Setelah pertunjukan selesai, ia menunggu untuk bertemu dengan si pelatih balet, tapi ia amat sangat sibuk sehingga gadis kecil itu hampir berputus asa. Ketika orang-orang sudah meninggalkan tempat pertunjukan tersebut, ia sendiri masih tetap duduk di tempatnya, dan ternyata ia melihat pelatih itu sedang berada di panggung karena ada properti yg tertinggal. Gadis itu berpikir betapa beruntungnya dia dan si gadis kecil tidak menyia-nyiakan kesempatan emas itu. Ia menghampiri pelatih itu dan berkata, “Pak, maaf saya mengganggu. bolehkah sya meminta waktu bapak untuk menunjukkan kemampuan saya, aya ingin sekali bapak melihat tarian balet saya”. Awalnya si pelatih enggan memenuhi permintaan si gadis karena ia amat sibuk, tapi melihat kesungguhan gadis kecil itu ia akhirnya mengiyakan. “Baiklah, saya akan beri kamu waktu 10 menit”, “baik, terima kasih pak”, seru gadis kecil itu dengan semangat.

Setelah itu, gadis itu naik ke panggung dan pelatih itu duduk di bangku penonton untuk melihat kemampuan gadis kecil itu. Si gadis kecil begitu bersemangat, ia menari dengan begitu indahnya sambil melihat si pelatih dengan harapan karirnya dilambungkan olehnya. Di menit pertama pelatih itu hanya terdiam. Menit kedua pelatih itu mulai tersenyum. Di menit ketiga ia memperhatikan gadis itu dengan sungguh-sungguh sehingga gadis itu menjadi tambah bersemangat dalam menari. Menit keempat,pelatih itu benar-benar memperhatikan dengan sungguh-sungguh. Tapi di menit kelima dia terdiam dan semenit setelah itu tiba-tiba ia bangkit dari kursinya dan meninggalkan tempat itu dan tidak kembali lagi.

Sewaktu melihat pelatih itu pergi begitu saja, si gadis kecil merasa amat sedih. Ia merasa mungkin pelatih itu berpikir ia tidak memiliki bakat yg membuatnya bisa menjadi ballerina terkenal, mungkin ia hanya “sekedar” menonton tarian balet amatir yg jelek dan ia sudah membuang-buang waktu untuk menontonnya. Ia bersembunyi di dalam toilet sambil menangis tersedu-sedu karena apa yg diharapkannya telah hilang begitu saja. Ia pulang ke rumahnya, ia buang semua piala & medali yg dimenangkannya, ia gunting semua baju dan sepatu baletnya, ia hancurkan semuanya dan ia buang “MIMPI” nya jauh-jauh dari kehidupannya.

Beberapa tahun kemudian, gadis itu berubah menjadi seorang wanita dewasa. Ia hanya bekerja sebagai seorang pelayan di sebuah restoran kecil di kota itu. Ia menikah dan mempunyai dua orang anak perempuan yg entah mengapa sangat menyukai balet. Walaupun ia membenci balet sejak kejadian itu, ia tidak melarang anaknya untuk belajar balet. Sebab pikirnya, yang penting anaknya bahagia dengan apa yg dilakukannya.

Suatu hari anaknya mengajaknya untuk melihat pertunjukkan balet, karena pertunjukan dipromotori oleh seorang pelatih balet profesional yg sudah mendunia. Awalnya ia tidak mau menonton pertunjukan balet itu tapi demi anaknya akhirnya ia menemani mereka. Sewaktu ia melihat pamflet pertunjukan balet tersebut, betapa kagetnya dia karena ketika ia melihat nama promotornya, ia melihat nama sesorang yg telah membuatnya membuang semua mimpinya beberapa tahun silam. Pria itu kini datang lagi ke kota itu, dan ketika pertunjukan selesai anak-anaknya memintanya untuk memfoto mereka bersama pria itu. Betapa marahnya wanita itu sehingga ia ingin melempar kamera ditangannya ke wajah pelatih balet yg sangat terkenal itu.

Ketika anaknya selesai berfoto, ia meminta anak-anaknya untuk keluar sebentar karena ia ingin berbicara empat mata dengan pelatih tersebut. “Pak,apakah anda mengenal saya?”, tanya wanita itu. “Tidak, aku tidak mengenalmu. siapa kamu?”, jawab si pelatih balet. Dengan sedih bercampur marah,wanita itu bercerita tentang kejadian bertahun-tahun silam.
“Pak, 20 tahun yg lalu anda melakukan pertunjukan di tempat ini. dan ketika pertunjukan selesai saya memberanikan diri saya untuk menemui anda. Dan anda berkata akan memberikan waktu 10 menit kepada saya untuk menunjukkan kemampuan saya. Di menit pertama anda hanya terdiam melihat saya, dan saya ingin membuat anda terkesima dengan kemampuan saya. di menit kedua anda mulai tersenyum, menit ketiga anda mulai memperhatikan saya dan membuat saya semakin bersemangat dalam menari. tapi di menit keenam, anda tiba-tiba keluar dari tempat pertunjukan dan tidak kembali lagi. dan semenjak itu saya memutuskan untuk berhenti menari balet.”  kata wanita itu dengan tersedu-sedu.

Ketika mendengar cerita wanita itu, terkejutlah dia dan berkata, “Ya,saya ingat kamu. Apakah kamu tahu, ketika kamu meminta waktu saya untuk melihat kamu menari balet awalnya saya merasa enggan, tapi melihat kesungguhan kamu, saya bersedia memberikan waktu saya. Di menit pertama saya berpikir kamu hanya penari balet biasa, tapi di menit kedua saya tahu kamu memiliki potensi yg luar biasa. Di menit ketiga saya sadar bahwa ada seorang Gadis kecil yg benar-benar berbakat di kota ini,d an di menit-menit berikutnya saya benar-benar menikmati pertunjukan luar biasa dari seorang ballerina dan saya berpikir untuk mengorbitkannya sebagai ballerina profesional. Saya ingin memberikan kamu beasiswa untuk belajar balet di amerika dan menjadi ballerina profesional, tapi saya sadar bahwa formulir itu ada di mobil saya, karena itulah saya keluar dari tempat pertunjukan itu. saya ingin mengambil formulir itu di mobil saya, tapi karena banyaknya kertas yg bertumpuk-tumpuk membuat saya harus mencari-cari formulir itu untuk diberikan pada seorang gadis kecil yg amat sangat berbakat yg sedang menari di panggung pertunjukan di dalam. Sekitar 3 menit saya habiskan untuk mencari formulir itu, dan ketika saya kembali saya sudah tidak melihat gadis kecil yg menari dengan indah itu.B ertahun-tahun saya mencari gadis yg sangat berbakat itu tapi tak ada seorangpun yg tahu. Sayang sekali saya belum bertanya siapa namanya dan ketika saya melihat sanggar-sanggar ballet di kota ini saya tidak menemukan gadis itu dan saya menyerah.”

Mendengar kata-kata pelatih ballet itu, si wanita hanya terdiam dan menangis dengan amat sangat. Karena ia tahu, seandainya saja ia terus menari tanpa peduli bahwa pelatih itu pergi meninggalkan dia, karena ia berkata bahwa ia akan memberikan waktu 10 menit kepadanya, bukan 6 menit, ia pasti kembali lagi dan saat ini ia pasti sudah menjadi Ballerina yg terkenal. Dan yg tersisa hanyalah sebuah penyesalan.

Sobat,dalam hidup ni kita pasti juga sering mengalami apa yg dialami wanita tersebut. Mungkin kita sudah melangkah,di langkah pertama kita gagal,di langkah kedua kita juga gagal. Tapi masih ada langkah ketiga dan seterusnya, jika di langkah kelima kita masih gagal kita harus terus berjuang dengan pantang menyerah. Karena mungkin di langkah keenam kita berhasil. Mungkin kita sudah mencoba 10 kali tapi masih gagal, tenang saja, karena kita masih bisa mencoba untuk ke 11 kalinya.

Kolonel Sanders adalah salah satu contoh dari orang yg pantang menyerah. Meskipun resep ayam kentucky-nya ditolak oleh 1000 restoran, tapi ia tidak menyerah dan ketika ia mencoba untuk ke-1001 kalinya, ia berhasil. Seandainya ia menyerah mungkin kita tidak akan melihat dan menikmati lezatnya ayam kentucky di restoran KFC yg sangat terkenal itu, bukan hanya di amerika tapi di seluruh dunia.

Jika kita sudah menyerah mungkin kita akan menyesal di kemudian hari karena kita mungkin tinggal selangkah lagi menuju kesuksesan & kebahagiaan. So,jangan pernah menyerah dan jangan pernah berhenti untuk mencoba. Lakukan yg terbaik dan saat itulah kita akan mendapatkan yg terbaik walaupun butuh waktu dan kesabaran untuk meraihnya.

INGAT!
“Keajaiban hanya terjadi pada orang yang pantang menyerah”

Kunjungi juga :
Blog Motivasi
Blog Kesehatan
Blog Teknologi

5 TIPS MEMPERCEPAT KARIR

Sukses dengan cepat, dipromosi lebih cepat atau dipercaya lebih banyak adalah dambaan setiap professional. Dibawah ini adalah beberapa tip yang bisa berfungsi sebagai “booster” karir Anda.

Tips 1. Network yang luas

Kembangkan “network” seluas-luasnya dengan orang-orang di dalam perusahaan (terutama mereka yang memegang key positions ). Caranya :

  1. Bersikap sopan kepada siapapun juga. Ramah dan hargai orang lain.
  2. Sapa setiap orang yang Anda jumpai (say hello, basa-basi, pembicaraan informal, dsb )
  3. Punyalah hati yang siap menolong orang lain setiap saat. Bantu kepusingan atasan dengan memberikan ide-ide yang positif. Tolong rekan Anda yang sedang overload dengan pekerjaan.
  4. Secara berkala, kirim mereka email tentang berbagai artikel yang bermanfaat mendukung prestasi kerja mereka.
  5. Bangun hubungan dengan SMS yang berisikan kata-kata motivasi.

Tips 2. Aktif melibatkan diri

Beberapa cara untuk melibatkan diri Anda aktif lebih jauh lagi, yaitu :

  1. Terlibat dengan berbagai kepanitiaan yang ada ( misalnya jadi panitia gathering tahunan, panitia Natal, panitia acara 17 Agustus ).
  2. Ajukan diri Anda menjadi ketua penggalangan dana untuk korban gempa bumi ( misalnya ), dsb. Intinya, dorong dan buatlah diri Anda dikenal hingga Top Management dengan berbagai keterlibatan ini .

Tips 3. Gaungkan kepintaran Anda

Saat Anda menggaungkan “gong” kepandaian Anda, orang akan “melirik” pada kecerdasan yang Anda tebar. Dan ini akan menarik atensi para middle / top management perusahaan. Beberapa cara untuk lakukan hal ini :

  1. Banyak menyumbangkan ide atau saran saat mengikuti berbagai rapat. Jangan berdiam diri saja dan menjadi pendengar yang manis, tetapi bersikaplah kritis, berikan saran-saran yang membangun, ajukan berbagai alternatif solusi
  2. Rajin memasukan saran kedalam “kotak saran” atau “suggestion system” (kalau ada didalam perusahaan Anda
  3. Rajin menulis kiat-kiat atau berbagai tips yang bermanfaat, kirimkan ke email perusahaan atau tempel di “majalah dinding” perusahaan atau bahkan terbitkan didalam “newsletter perusahaan”

Tips 4. Tingkatkan kemampuan komunikasi Anda

Kemampuan berkomunikasi adalah media bagi orang lain menilai “siapa diri Anda”. Tingkatkan kemampuan Anda didalam :

  1. Tehnik melakukan presentasi kepada atasan
  2. Cara meyakinkan atasan dan rekan kerja dari departemen lain
  3. Tehnik menjual ide kepada orang lain
  4. Tehnik bernegosiasi dengan bawahan, atasan dan rekan kerja

Semakin Anda menguasai berbagai ketrampilan diatas, semakin positif orang didalam mengenal kualitas Anda.

Tips 5. Pastikan Anda “Berprestasi dalam tugas”

Buktikan pada diri Anda, bahwa Anda mampu melaksanakan setiap tugas yang diberikan. Ciri-ciri orang yang berprestasi dan “capable” adalah :

  1. Mampu menyelesaikan tugas-tugas tepat pada waktunya dan memberikan kualitas sesuai dengan permintaan
  2. Mampu menyelesaikan berbagai masalah dan kesulitan yang muncul didalam penugasan ( problem solver )

Jangan lupa, tidak ada kesuksesan yang diperoleh secara gratis. Semuanya perlu usaha yang keras dan cerdas. Kapan lagi Anda mau mulai mempraktekannya? Bangkit dan langkahkan kaki Anda sekarang juga!.

SURGA DAN NERAKA

Tahukah Anda perbedaan surga dan neraka? Konon, ruang makan di surga dan di neraka tidak ada bedanya. Menu makanannya persis sama. Jadi, apanya yang berbeda? Jawabnya: perilaku penghuninya.

Di neraka, saat jam makan tiba, segera para penghuninya saling berebutan masuk ruangan. Makanan disajikan di atas meja dan piring raksasa. Sendok dan garpu ukurannya juga raksasa.

Karena penghuni neraka adalah orang egois yang tidak rela melihat orang lain kenyang dan senang, maka yang terjadi kemudian adalah perang sendok dan garpu. Read more of this post

HITAM ATAU PUTIH

Pernahkah Anda membaca sebuah kisah, tentang perusahaan besar sepatu yang ingin mengembangkan usahanya ke sebuah negara. Perusahaan itu lalu mengirimkan dua orang untuk mengadakan penyelidikan, tidak lama kemudian kedua orang ini kembali ke kantor untuk melaporkan hasil penyelidikan mereka.
Orang pertama berkata, “Ah, rakyat di negara itu sangat miskin, mereka semua tidak memakai sepatu. Oleh karena itu di sana tidak akan ada peluang pasar bagi produk kita. Mohon pimpinan membatalkan niat untuk berinvestasi di sana!”

Tetapi orang kedua dengan bersema-ngat mengatakan, “Sungguh membuat orang bersemangat! Masyarakat di sana tidak ada orang yang bersepatu, itu berarti perkembangan pasar sepatu di negara itu jadi tidak terbatas!” Read more of this post

PIRANHA DI AKUARIUM

Seorang pengusaha baru kembali dari perjalanan ke Brazil. Ia membawa oleh-oleh setoples ikan Piranha. Seperti diketahui, piranha di habitat aslinya, di perairan Amazon, adalah ikan yang buas dan agresif. Pengusaha ini menaruhnya di dalam akuarium bersekat kaca. Ikan-ikan itu berenang tenang di bak kiri.

Kemudian, sejumlah ikan lokal dimasukkan ke bak kanan. Seketika, seperti dikomando, mereka segera menyerbu hendak memangsa ikan lokal tersebut. Tetapi ada daya, mereka hanya bisa menubruk kaca. Serbuan diulangi: Piranha menerkam ganas. Apa lacur, kali ini moncong-moncong mereka mulai penyok tertumbuk tembok kaca. Read more of this post

MENCARI KEPUASAN KERJA

Jika Anda bekerja di pabrik, Anda dapat merasa puas dengan jumlah dan kualitas produk yang Anda hasilkan.  Jika Anda bekerja di depan komputer, kepuasan terbesar Anda mungkin datang dari keberhasilan Anda memenuhi tenggat waktu.

Tapi kadang hasil pekerjaan sulit diukur.  Hass School of Business di UC Berkeley mengatakan masalah lainnya adalah bila pekerjaan diselesaikan per kelompok, lebih sulit untuk mengatakan dengan jelas produktivitas perorangan.

Jadi bagaiaimana saran mereka?  Buatlah “TO DO LIST.”  Seitap personil dalam kelompok mempunyai “TO DO LIST” sendiri, dan berikan nilai 10 bila selesai dikerjakan tepat waktu dan baik, dan 0 bila tidak dikerjakan

Success often comes to those who dare to act. It seldom goes to the timid who

are ever afraid of the consequences.” – Jawaharlal Nehru

MENGHEMAT PENGELUARAN

Terkadang Anda tak sadar, bahwa Anda sering membelanjakan uang secara berlebihan untuk pengeluaran tertentu. Padahal, jika Anda membeli barang tersebut dengan cara atau tempat yang berbeda, mungkin Anda bisa lebih menghemat pengeluaran. Beberapa trik di bawah ini bisa Anda lakukan untuk tujuan tersebut:

1. Pakaian, tas, dan sepatu
* Hindari: Membeli produk-produk fashion seperti ini saat baru terpajang di etalase, atau di deretan “new arrival“. Barang-barang tersebut mungkin  harganya mahal, padahal merek dan kualitasnya kurang dapat dipertanggungjawabkan.

* Solusi: Produk fashion dari beberapa brand tertentu kadang-kadang lebih murah ketika didapatkan di luar negeri. Anda bisa menitip teman yang kebetulan sedang bepergian ke luar negeri untuk membelinya. Atau, sabar sedikit, tunggu hingga barang tersebut didiskon di department store langganan Anda. Cek juga harga sebelum dan sesudahnya, supaya tidak tertipu diskon palsu. Read more of this post

TIPS MENSIKAPI KRITIK

Akhir-akhir ini kan lagi marak-maraknya debat antar Capres dan Pendukung Capres, banyak yang dikritik dan banyak juga yang cumea mengkritik. Nah, Buat yang sering dikririk saya punya tips mensikapi kritik.

Tak ada orang yang senang menerima kritik. Bagaimana pun hebatnya seseorang, ia pasti tak akan kebal dari kritik. Pertama, karena tak ada manusia yang sempurna dan luput dari kesalahan. Kedua, banyak orang yang senang mengkritik, meskipun mereka tahu dikritik itu tidak enak. Memang tidak semua kritik itu benar. Namun, bagaimana anda mensikapi kritik sebenarnya dapat mendorong perbaikan bagi kepribadian anda.

–Tahan diri anda dari amarah.
Marah adalah signal alami yang mengatakan bahwa anda sedang dikritik. Yakinlah setiap orang memang berhak mengutarakan pendapatnya. Biarpun wajah anda merah padam, usahakan agar tidak marah. Bila anda tidak lulus di langkah ini, maka langkah-langkah berikutnya hampir mustahil berguna bagi anda.
Read more of this post

SEMANGKUK MIE PANAS

dikirim melalui email

Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang.

Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tdk mempunyai uang.

Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?” “Ya, tetapi, aku tdk membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu.
Read more of this post