Tunjukan Diri Saat Meeting

Bagi sebagian orang, rapat adalah momen mengerikan yang selalu ingin dihindari. Namun sebenarnya, rapat justru ajang yang paling tepat untuk menunjukkan potensi, belajar dan mengembangkan diri. “Di sinilah kita dapat belajar cara menganalisis masalah. Rapat juga membuat kita bisa mempelajari cara berpikir orang lain, termasuk yang lebih senior,” demikian alasan Rudy Arief, psikolog.

Rapat menjadi suatu hal yang penting dan tak boleh dilewatkan, karena tujuannya adalah untuk kemajuan perusahaan. Umumnya, dalam sebuah rapat dibahas evaluasi tentang kinerja yang telah dilakukan, analisis kekurangan dan kelemahan, strategi perencanaan, dan lain sebagainya. Untuk itu dibutuhkan ide dan pemikiran seputar langkah yang akan diambil oleh perusahaan, baik untuk jangka panjang ataupun jangka pendek. Read more of this post

Advertisements

Profesi untuk Penyendiri

Tak ada orang mampu bekerja sendiri, dalam arti, kita pasti membutuhkan orang lain untuk memberikan informasi bagaimana pekerjaan tersebut harus dilakukan. Namun, ada sebagian orang yang merasa lebih asyik bila bekerja sendiri. Tidak berarti mereka seorang pemalu, penyendiri, atau orang yang antisosial, namun mereka merasa lebih produktif bila bekerja tanpa gangguan dari orang lain.

Bila Anda termasuk orang yang kurang suka terlibat dengan orang lain saat sedang menekuni pekerjaan, beberapa profesi berikut bisa menjadi pilihan.

Akuntan
Rasanya setiap pekerjaan di kantor tentu membutuhkan tatap muka dengan rekan kerja atau klien. Namun seorang akuntan akan lebih sering membenamkan diri dengan spreadsheet ketimbang menerima telepon atau menemui klien. Maklum saja, data keuangan dan pajak yang harus ditangani membuat seorang akuntan kekurangan waktu untuk ngobrol dengan teman, baik melalui telepon maupun bertemu langsung. Read more of this post

20 TIPS SUPAYA MAKIN PRODUKTIF DAN HAPPY DALAM BEKERJA

Apakah Anda terjebak pada pola kerja yang sangat membosankan, yang membuat Anda menjadi jenuh dan tidak bahagia dengan pekerjaan Anda saat ini? Apakah Anda ingin lebih produktif dan mendapat kepuasan dalam pekerjaan Anda?

Berikut ini adalah beberapa tips untuk memperbaiki pola pikir, rutinitas dan gaya kerja Anda. Ikuti berbagai tips ini, dan Anda akan melihat perubahan yang terjadi!

1. Buatlah perencanaan

Mulailah hari Anda dengan memberikan ekstra waktu 15 menit setiap hari untuk menyusun perencanaan. Tuliskan 1 s/d 3 hal-hal yang terpenting yang harus Anda lakukan hari ini. Pikirkan 3 prioritas hari ini yang menunjang kearah target Anda. Dan jangan lupa, orang yang mudah jenuh dan bosan adalah orang yang tidak memiliki “peta kehidupan” yang jelas. Jadi buatlah “goal setting” Anda, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

2. Buatlah “Power Question”

Tuliskan di sebuah “post-it-note” atau diselembar kertas, tulisan “Apakah saya sudah gunakan waktu saya dengan maksimal hari ini?” Tulisan pertanyaan ini akan menolong pikiran Anda untuk bertindak produktif dan keluar dari lingkaran malas-malasan.

3. Jangan jadi “Perfeksionis”

Seorang perfeksionis tidak akan pernah puas dengan apa yang dilakukan hari ini. Selalu saja ada kesalahan, ada problem dan ada hal yang tidak beres dengan tugas hari ini. Anda tidak bisa bertindak seperti Tuhan yang bisa menyelesaikan segala sesuatu dengan sempurna. Terimalah kekurangan yang terjadi. Yang penting, hal-hal utama sudah bisa terselesaikan.

4. Jangan langsung cek email

Kecuali apabila memang tugas Anda mengharuskan mengecek email dari menit ke menit, maka letakan urusan email setelah tugas yang paling penting bisa diselesaikan. Sadarkah Anda, berapa banyak orang yang terjebak dengan email dan berlama-lama didepan komputer dan melakukan hal-hal yang bukan prioritas utama?

5. Take a break

Setiap 1 – 2 jam berkonsentrasi didepan komputer atau tenggelam dengan segala macam analisa, ada baiknya bila Anda istirahat sejenak barang 10 – 15 menit. Hal ini akan memulihkan konsentrasi dan fisik Anda kembali .

6. Delegasi atau hapus

Delegasikan segala tugas-tugas yang “remeh” kepada staff Anda ( bila ada ). Fokus & prioritas pada tugas-tugas utama dan yang lebih penting. Bila perlu hapus segala kegiatan yang tidak menunjang target Anda hari ini, misalnya ngegosip, menjawab telpon tawaran kartu kredit, dsb.

7. Putuskan untuk selalu “happy”, antusias, selalu mengucap syukur dan berpikiran positif

Menjadi sosok professional yang produktif dan kompetitif, tidak berarti Anda harus serius setiap saat. Buat keputusan untuk “happy all the time” dan latihan berespon positif walau sedang “puyeng 7 keliling”. Hindari percakapan negatif yang akan meruntuhkan semangat Anda.

8. Menerima & memahami rekan kerja yang negatif

Orang yang bersikap dan berpikiran negatif, biasanya sedang mengalami masalah atau memiliki latar belakang yang kurang menyenangkan. Belajar untuk memahami mereka. Ketika Anda menjumpai orang yang menyebalkan, Anda hanya memiliki 2 pilihan, yaitu menjadi emosi dan tertular negatif atau tetapkan dalam pikiran Anda,”Dia pasti sedang mengalami masalah berat, saya akan coba untuk memotivasi dia”. Intinya, Anda mau tersedot sikap negatif dia, atau Anda mau menebar aura positif kepada dia. Anda yang pilih!

9. Setahap demi setahap , bila Anda sedang banyak masalah

“Go slow!” Jangan terburu nafsu. Selesaikan satu persatu. Seperti melerai benang kusut, lakukan setahap demi setahap. Cari seseorang ( yang berpikiran positif ) untuk bisa bagi cerita masalah Anda. Sekali lagi, jauhi si “negative thinker” dan tukang gossip.

10. Jangan coba menggeser “gunung”

Pernah alami hal seperti ini ? Deadline ketat, boss yang “menyebalkan”, pelanggan yang kasar, rekan kerja yang egois, computer yang “lemot” ( lambat ). Hadapi saja semua nya dengan mengucap syukur, jangan coba-coba punya keinginan untuk mengubah “gunung” yang tidak bisa digeser. Cari jalan lain, putar, u-turn, intinya, tujuan tetap harus tercapai. Jangan merengek dan mengeluh dikaki “gunung” dan buang-buang waktu!

11. Tetap fokus , ketika konflik terjadi.

Tetap fokus pada pencapaian target Anda. Tetap melangkah maju! Jangan pusingkan “siapa yang benar, siapa yang salah, siapa yang menang, siapa yang kalah”. Tinggalkan semua “sampah” ini, tetap bergerak maju. Jangan ijinkan “timbunan sampah” ini mengganjal perjalanan Anda.

12. Secara rutin, ambil waktu untuk ”meliburkan” diri Anda.

Lakukan sesuatu yang sehat yang belum pernah Anda lakukan. Pergi ke tempat yang belum Anda kunjungi. Cicipi makanan yang belum pernah Anda coba. Alami sesuatu yang berbeda sama sekali. Warnai hidup Anda dengan berbagai warna. Jangan gunakan warna kehidupan yang itu-itu saja! Semua ini akan menyegarkan kembali jiwa dan pikiran Anda.

13. Minta masukan positif.

Datangi atasan Anda, atau rekan kerja Anda atau bahkan bawahan Anda. Tanyakan kepada dia, hal-hal positif apa saja yang telah lakukan. Kemajuan-kemajuan apa saja yang telah Anda kerjakan. Jangan pusingkan negative feedback dulu. Positive feedback akan memberikan kepada Anda rasa percaya diri yang lebih tinggi dan pada akhirnya munculkan rasa kepuasan terhadap prestasi Anda.

14. Proaktif untuk kerja sama.

Jangan takut untuk berinisiatif kerja sama dengan rekan kerja lainnya. Jangan menunggu diperintah atasan untuk “connect” dengan orang lain. Kreatifitas seringkali akan muncul saat kita kolaborasi dengan orang lain. Dan hal ini akan memunculkan semangat.

15. Prinsip potong buah nangka

Untuk menikmati buah nangka, Anda harus belah-belah buah nangka besar yang utuh ,menjadi potongan-potongan yang lebih kecil, dan baru kemudian Anda bisa mengambil buahnya untuk dinikmati. Sama halnya, bila Anda mendapatkan masalah, pilah-pilah masalah itu menjadi potongan masalah yang kecil-kecil, lalu selesaikan satu persatu

16. Minta waktu

Bila Anda ditanya suatu pertanyaan berat yang tidak bisa Anda jawab, mintalah waktu untuk mencari jawabannya. Cari waktu untuk bertanya, riset di internet, tanya ahlinya. Praktisnya, katakan,”Saya akan kembali nanti dengan jawabannya”. Hal ini akan menghindari Anda terjerumus kepada jawaban yang Anda akan sesali.

17. Latihan untuk buang kebiasaan negatif

Seminggu sekali, pikirkan secara khusus, satu kebiasaan buruk yang Anda mau buang pada minggu ini dan seterusnya. Misalnya Anda mau latihan membuang kebiasaan menunda. Tuliskan ”STOP MENUNDA” di post-it-note. Tempelkan di tempat yang sering Anda lihat, sebagai alat pengingat, Buat komitmen untuk laksanakan hari itu juga.

18. Belajar sesuatu dari kritikan orang lain.

Bila Anda mendapatkan kritikan dari orang lain, sekalipun orang yang paling Anda benci, jangan cepat-cepat menangkis (defense), Seringkali isi kritikan itu adalah sesuatu yang benar tentang diri Anda. Dengarkan – simak dengan baik – putuskan langkah positif apa yang perlu dilakukan untuk memperbaiki diri

19. Selalu beradaptasi terhadap perubahan

Daya beradaptasi adalah ”survival skill” paling utama didalam kehidupan. Orang yang tidak beradaptasi pada berbagai perubahan, akan mudah stress dan tertinggal. Bersikap terbuka dan selalu mau belajar pada hal-hal baru. Lihatlah perubahan sebagai hal yang menyenangkan dan sebagai obat rasa jenuh terhadap rutinitas yang sama

20. Milikilah target untuk meningkatkan ketrampilan terus menerus.

Jangan lupa, tidak peduli Anda kerja pada orang lain atau bisnis Anda sendiri, harga Anda tergantung pada kualitas keterampilan yang Anda jual. Semakin tinggi kualitas ketrampilan Anda, semakin ”mahal” harga Anda. Oleh karena itu, tingkatkan terus menerus ”barang dagangan Anda”

Freddy Liong, MBA, CBA – Success@Work book writer & Coach http://www.freddway.com

TIPS MEMULAI PERCAKAPAN

Saat baru memasuki dunia kerja, selain berusaha untuk memenuhi ekspektasi dari perusahaan yang memercayakan tanggung jawab di tangan Anda, proses adaptasi dengan lingkungan juga tidak kalah pentingnya. Rekan kerja dengan karakter yang berbeda-beda dan lingkungan kerja baru adalah beberapa faktor yang memberikan pengaruh dalam proses penyesuaian diri.

Bersosialisasi atau berteman dengan siapa saja di tempat kerja adalah salah satu cara yang bisa membantu agar proses adaptasi berjalan lebih cepat. Memiliki teman mendorong terciptanya perasaan nyaman sehingga mood dan semangat kerja meningkat dan terjaga. Terlebih lagi jika pekerjaan Anda membutuhkan kerjasama dengan berbagai pihak. Mau tidak mau menjalin hubungan yang baik adalah syarat yang mendukung kinerja kerja maksimal.

Namun tidak semua orang mudah untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Tiap tipe kepribadian memiliki kecenderungan yang berbeda saat memulai pembicaraan dengan orang lain. Untuk orang yang sering disebut memiliki kepribadian introverted, tertutup bahkan acapkali dilabeli sebagai pemalu, umumnya sulit untuk memulai pembicaraan. Jika Anda merasa bahwa bersosialisasi adalah hal yang krusial dalam perkembangan dan peningkatan karier Anda, ada beberapa trik yang bisa membantu Anda untuk membuka hubungan dengan orang lain.

* Bukalah dengan tema yang umum.

Sebagai karyawan baru di kantor, bukalah percakapan dengan memperkenalkan diri. Jangan mengasumsikan bahwa semua orang tahu atau ingat siapa diri Anda walaupun sudah dikenalkan sebelumnya. Jelaskan bahwa sebagai karyawan baru, banyak informasi dan latar belakang perusahaan yang belum Anda ketahui. Informasi yang berkaitan dengan perusahaan akan memberikan banyak bahan pembicaraan, terlebih jika lawan bicara Anda adalah karyawan lama.

* Bicarakan tentang hal yang Anda ketahui dengan pasti.
Cara lain untuk memulai percakapan adalah dengan membicarakan hal yang Anda ketahui ‘luar dan dalam’ seperti hobi, current event yang tidak kontroversial, topik seru seperti olahraga, gadget atau fashion. Lalu biarkan percakapan berkembang dari situ. Jangan lupa untuk menanyakan hal yang disukai lawan bicara Anda. Siapa tahu Anda berdua memiliki kesamaan hobi, minat atau hal lainnya.

* Maksimalkan pertanyaan terbuka.
Artinya, jangan menanyakan pertanyaan yang jawabannya “iya” atau “tidak”. Tanya dengan pertanyaan yang dimulai dengan kata tanya ”siapa”, “apa”, “dimana”, “kapan”. Hal ini akan membuat percakapan mengalir lebih lancar dibandingkan dengan pertanyaan yang bisa dijawab dengan kata “iya” atau “tidak”. Contohnya: “Bagaimana lingkungan kerja di perusahaan ini?” Apa yang diharapkan atasan terhadap karyawannya?”

* Diam dan dengarkan.
Walaupun rasanya sulit untuk memulai percakapan, seringkali saat sudah berlangsung, secara tidak sadar Anda mendominasi pembicaraan. Terlebih lagi jika membicarakan hal yang manarik untuk Anda. Beri kesempatan bagi lawan bicara untuk berbicara. Timpali pembicaraan mereka sambil menunjukkan ketertarikan dengan bahasa tubuh seperti melakukan eye contact, mengangguk atau bertanya lebih detail. Dengarkan dan perhatikan bahasa tubuh saat mereka mulai menunjukkan kebosanan. Jika mata lawan bicara Anda mulai menerawang, tangan menyangga dagu, bahkan mulai menguap, berilah kesempatan bagi mereka untuk berbicara.

* Selalu usahakan untuk memulai percakapan.
Terlebih jika Anda adalah karyawan baru yang harus banyak mengenal dan bekerja sama dengan rekan kerja. Jangan tunggu hingga mereka menegur Anda. Make effort untuk membuka hubungan dengan siapa saja di tempat kerja. Termasuk membina hubungan yang lebih dekat dengan karyawan dari divisi lain, atasan, supervisor bahkan manager. Anggaplah hal ini sebagai usaha untuk memperluas jejaring demi kelancaran kerja Anda nantinya.

* Be personal.
Ingat nama teman baru Anda. Make mental note untuk menghubungkan namanya dengan wajah lawan bicara Anda. Dalam setiap kesempatan sebutkan namanya karena secara psikologis, orang senang mendengar nama mereka disebut lawan bicara.

Kantor atau perusahaan tempat Anda bekerja bukan hanya berfungsi sebagai tempat mencari nafkah atau uang semata. Akan lebih baik jika Anda juga memfungsikannya sebagai tempat untuk memperluas wawasan dan jaringan. Buatlah kantor sebagai tempat where you belong to dengan berhubungan dengan rekan dan atasan Anda. Pekerjaan akan terasa lebih menyenangkan jika Anda merasa nyaman dengan lingkungan dan orang-orang yang bekerja sama dengan Anda.

Remember!
Salah satu modal sukses dalam berkarir adalah Networking. So, jadikan membangun hubungan sebagai gaya hidup Anda.

MENINGKATKAN PENDAPATAN

Banyak orang yang mengalami kesulitan mengatur pendapatan untuk menutupi atau membayar seluruh biaya hidup yang makin kompleks dan tinggi. Freddy Pieloor dari CFP menganjurkan beberapa hal di bawah ini:

Ada dua cara umum dalam mengelola keuangan pribadi dan keluarga, yaitu:

  1. Mencukupkan pendapatan (gaji) yang diterima, dalam arti pengeluaran harus lebih kecil daripada pendapatan, dengan menekan atau menurunkan biaya hidup.
  2. Memperbesar pendapatan (gaji) yang diterima, bila pengeluaran tidak bisa diturunkan atau ditekan.

Sebenarnya menurunkan pengeluaran biaya hidup jauh lebih mudah daripada memperbesar pendapatan karena pengeluaran biaya hidup berada dalam kendali diri, sedangkan memperbesar pendapatan akan melibatkan pihak ke-3.

Memperbesar atau meningkatkan pendapatan (gaji) dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain:

  • Menambah jam kerja atau lembur, baik pada hari kerja maupun hari Sabtu. Tentunya Anda harus berkoordinasi dengan pimpinan perusahaan tempat Anda bekerja, dengan memerhatikan beban pekerjaan yang ada.
  • Mencari pekerjaan tambahan yang dapat Anda lakukan pada hari kerja (Senin-Jumat), dan atau pada hari Sabtu dan Minggu.
  • Memanfaatkan hobi atau kesenangan Anda di hari-hari yang Anda lalui, seperti menjahit, menyulam, merangkai bunga, dan menulis buku.
  • Membuka usaha sambilan dari rumah yang dapat Anda kerjakan pada hari Sabtu dan Minggu, seperti membuka usaha warung makan atau catering, memberi pelajaran atau pelatihan tambahan bagi anak-anak sekolah, seperti musik, matematika, bahasa Inggris, dan komputer.

Saat ini sudah cukup banyak buku yang membahas dan menjelaskan berbagai bisnis rumahan yang dapat dimulai dan dilakukan dengan modal yang relatif kecil serta dapat membantu dan memberikan Anda sebuah ide. Namun, usaha tersebut sebaiknya dilakukan tanpa Anda harus meninggalkan pekerjaan saat ini.

Galilah potensi dan kemampuan yang Anda miliki dan dibutuhkan oleh orang sekitar Anda, lalu mulailah membuat sebuah analisis dan rencana tentang pekerjaan atau usaha sambilan yang Anda sukai dan kuasai untuk menambah pendapatan Anda.

Selamat menata dan memperoleh pendapatan tambahan. Sebelum dan sambil merencanakan memperoleh pendapatan tambahan, sebaiknya Anda menata ulang semua pengeluaran Anda. Dengan demikian, Anda akan memperoleh dua manfaat terbaik bagi pengelolaan keuangan Anda. (www.kompas.com)

PIRANHA DI AKUARIUM

Seorang pengusaha baru kembali dari perjalanan ke Brazil. Ia membawa oleh-oleh setoples ikan Piranha. Seperti diketahui, piranha di habitat aslinya, di perairan Amazon, adalah ikan yang buas dan agresif. Pengusaha ini menaruhnya di dalam akuarium bersekat kaca. Ikan-ikan itu berenang tenang di bak kiri.

Kemudian, sejumlah ikan lokal dimasukkan ke bak kanan. Seketika, seperti dikomando, mereka segera menyerbu hendak memangsa ikan lokal tersebut. Tetapi ada daya, mereka hanya bisa menubruk kaca. Serbuan diulangi: Piranha menerkam ganas. Apa lacur, kali ini moncong-moncong mereka mulai penyok tertumbuk tembok kaca. Read more of this post

KEBIJAKSANAAN

Makin bijak seseorang berari makin banyak cobaan telah di hadapinya. Semua orang pernah mengalami tentangan batin. Semua orang pasti pernah mengalami kesulitan.

Cobaan di berikan untuk kebahagiaan. Tuhan maha adil, Dia-Sang Esa tidak pernah melepas hambanya sendiri dan tersesat di lembah kesulitan. Hanya bagaimana hamba tersebut memilih jalannya.

Saat kau tersesat, merasa hilang, dan kosong, Jangan kau menyerah. Jangan kau bersedih. Ingatlah selalu setelah gelap terbitlah terang. Semua kesukaran ada jalan keluarnya.
Read more of this post

TIPS MENSIKAPI KRITIK

Akhir-akhir ini kan lagi marak-maraknya debat antar Capres dan Pendukung Capres, banyak yang dikritik dan banyak juga yang cumea mengkritik. Nah, Buat yang sering dikririk saya punya tips mensikapi kritik.

Tak ada orang yang senang menerima kritik. Bagaimana pun hebatnya seseorang, ia pasti tak akan kebal dari kritik. Pertama, karena tak ada manusia yang sempurna dan luput dari kesalahan. Kedua, banyak orang yang senang mengkritik, meskipun mereka tahu dikritik itu tidak enak. Memang tidak semua kritik itu benar. Namun, bagaimana anda mensikapi kritik sebenarnya dapat mendorong perbaikan bagi kepribadian anda.

–Tahan diri anda dari amarah.
Marah adalah signal alami yang mengatakan bahwa anda sedang dikritik. Yakinlah setiap orang memang berhak mengutarakan pendapatnya. Biarpun wajah anda merah padam, usahakan agar tidak marah. Bila anda tidak lulus di langkah ini, maka langkah-langkah berikutnya hampir mustahil berguna bagi anda.
Read more of this post

SEMANGKUK MIE PANAS

dikirim melalui email

Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang.

Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tdk mempunyai uang.

Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?” “Ya, tetapi, aku tdk membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu.
Read more of this post

BAKAT YANG TERSIA-SIAKAN

Akhirnya, orang tua itu harus meninggal dunia. Kini ia tergeletak di tempat tidurnya, sendirian. Ketika ia terjaga, ia melihat begitu banyak bayangan orang berdiri mengelilingi tempat tidurnya. Wajah mereka tampak menyenangkan namun sedih. Orang tua itu merasa keheranan. Ia tersenyum lemah dan berbisik, “Oh, kalian pasti teman-teman dari masa mudaku dulu yang datang untuk menyampaikan kata perpisahan. Oh, betapa bahagianya aku.”

Sesosok bayangan mendekati dan merengkuh tangan orang tua itu. Ia menjawab, “Tentu saja, kami adalah sahabat-sahabat karib yang telah menemanimu sejak lama. Kami adalah harapan dan impian yang tak kau wujudkan dalam hidupmu. Meski kau merasakannya jauh di dalam hati sanubarimu, kau tak pernah berusaha untuk mengupayakannya. Kami adalah bakat-bakat unik yang dianugerahkan padamu, namun tidak pernah kau asah dan kau gunakan. Kami adalah hadiah yang tak pernah kau temukan. Teman tua, kami datang bukan untuk menghiburmu, tetapi kami datang untuk mati bersama-samamu.”

Pojok Renungan : Jangan biarkan seluruh bakat yang dianugerahkan pada kita tersia-siakan begitu saja. Mari, kita gali dan persembahkan untuk hidup dan kebahagiaan kehidupan kita semua.

MENJADI ANGGOTA TIM YANG POSITIF

Mike Pegg

Kalau semua tim memiliki kemampuan sama, maka tim yang memiliki sikap paling baiklah yang akan memperoleh hasil terbaik. Sikap itu terbentuk dari orang-orang yang tergabung dalam tim tersebut. Berikut ini ada sepuluh langkah yang dapat anda lakukan untuk menjadi seorang anggota tim yang baik.

–Pastikan anda ingin bekerja dalam sebuah tim.

Tanyakan pada diri sendiri, apakah anda benar-benar ingin menjadi anggota sebuah tim. Ada orang yang lebih suka bekerja bagi dirinya sendiri, ada yang lebih suka menjadi pemimpin, dan ada yang memilih bekerja dalam suatu tim. Sebelum anda dapat menjadi seorang anggota tim yang positif, yakinkan bahwa anda benar-benar ingin bekerja sebagai anggota sebuah tim.
Read more of this post